Rabu, 31 Maret 2010

Pria Nilai Wanita Bersuara Serak Hot di Ranjang


WANITA berpayudara montok, padat, dan "menantang" selalu menarik perhatian pria, apalagi jika ditambah dengan bokong kencang. Sudah dipastikan bisa menyulutkan gairah kaum adam. Ada satu lagi faktor pendukung wanita disebut hot di mata pria.

Setiap orang tahu, jika fisik selalu menjadi penilaian awal bagi pria terhadap lawan jenisnya. Karenanya, pria sangat senang bila melihat pemandangan indah seperti wanita berpayudara menggoda. Seperti pernah diulas Askmen, bagi pria, wanita berpayudara indah tampak lebih seksi dan subur karena dapat memberikan keturunan lebih cepat.

Konon, wanita juga mudah turn on saat payudaranya dibelai manja dengan jari-jemari pria. Bahkan, hasrat wanita semakin bergelora saat pria mengecup area tersebut, demikian dilansir Glamour, Selasa (30/3/2010).

Selain bagian payudara, wanita bersuara serak atau cenderung berat juga dipercaya lebih hot saat beraksi di ranjang. Pria menganggap, wanita bersuara seksi bisa memberikan pelayanan hebat ketika bercinta. Kesan liar juga terpatri di pikiran pria untuk pemilik suara seksi.

Selasa, 23 Maret 2010

Morning Sex Hadirkan Perasaan Cantik pada Wanita


BAGI kebanyakan pekerja, bunyi alarm jam di pagi hari merupakan suara yang begitu mengganggu. Namun, tidak demikian bila Anda pintar menyiasati bunyi alarm untuk suatu hal yang menggairahkan.

Para peneliti mengatakan, orang yang memulai harinya dengan berhubungan seks, lebih merasa bugar dan bahagia dibandingkan dengan orang yang tidak melakukannya. Mengapa?

“Berhubungan seks di pagi hari meningkatkan zat kimia yang bernama oxytocin, zat yang berhubungan dengan perasaan bahagia yang dapat membuat pasangan merasa dipenuhi cinta dan terikat satu sama lain sepanjang hari,” kata Debby Herbenick PhD, penulis buku ”Because It Feels Good”, yang dikutip okezone dari Women’s Health, Selasa (23/3/2010).

Khasiat dari seks di pagi hari ternyata tidak hanya membuat perasaan bahagia. Bagi kaum hawa, sanggama di pagi hari bisa membuat dirinya lebih kuat sekaligus merasa sangat cantik. Pasalnya, morning sex dapat memperkuat sistem imunitas tubuh dalam satu hari dengan meningkatnya level IgA pada tubuh wanita. IgA sendiri merupakan antibodi yang melindungi tubuh dari infeksi.

Selain itu, kondisi klimaks (orgasme) yang didapatkan lewat penetrasi di pagi hari, juga dapat meningkatkan zat kimia yang dapat mendorong kadar estrogen, di mana kondisi ini dapat membuat tekstur kulit dan rambut wanita terlihat indah. Hmm..

Rabu, 17 Maret 2010

Tips Senangkan Pria di Ranjang


URUSAN menyenangkan bukan cuma pria yang wajib melakukan pada pasangannya. Wanita pun belajar bagaimana menyenangkan hati pria di ranjang.

Berhubungan intim yang saling memuaskan kedua pihak, menuntut kedekatan emosi, selain kontak fisik. Sebab, kedekatan emosi menjadikan hubungan tak sekadar kepuasan lahirian, tapi juga batiniah. Kalau sudah begitu kepuasan bakal terasa maksimal.

Berikut beberapa cara wanita menyenangkan hati pria dalam urusan ranjang, seperti diulas Single Edition.

Menyanjung egonya

Kebanyakan pria, meski ia tergolong pria penuh percaya diri, merasa tidak aman saat bersama dengan siapapun. Oleh karena egonya, mereka memang tidak akan pernah mengakuinya.

Untuk menyanjung egonya, lemparkan pujian atas sesuatu yang mereka lakukan dengan baik walau hanya dalam urusan pekerjaan rumah, entah itu membersihkan rumah atau memindahkan perabotan. Dengan pujian, mereka merasa hebat. Dan perlu Anda ketahui para pria, pekerjaan rumah bisa jadi afrodisiak. Pasangan bisa memberikan balasan menyenangkan jika Anda bisa meringankan rutinitasnya. Cara yang mudah kan?

Pria dikendalikan oleh matanya

Wahai wanita, patut diri Anda di cermin dengan baik; lihat ke depan, belakang, dan samping. Anda tidak perlu menjadi seorang supermodel untuk menjadi cantik dan seksi.

Menurut pria, setiap wanita memiliki sesuatu yang indah. Yang terpenting, berbusanalah dengan baik. Sambut pasangan dengan busana yang sedap dipandang. Selanjutnya, beri warna make up menarik pada wajah Anda dan tatanan menawan pada rambut Anda. Dengan itu, Anda bisa menangkap imajinasi dan fantasi seksnya.

Bertujuan untuk kebahagiaan

Ketika Anda bahagia dengan kehidupan Anda, pasangan merasakan kebahagiaan tersebut. Jangan hanya membicarakan apa yang Anda inginkan, tanpa kerja yang jelas alias no action talk only. Kebanyakan wanita asyik menyusun rencana, tapi sudah keburu takut dengan risiko.

Pria adalah makhluk berorientasi pada tujuan, dan mereka senang saat bisa memperbaiki keadaan. Dan ketika Anda berdua saling berdebat, pastikan tujuannya untuk kebahagiaan bukan mencari siapa yang benar. Kebahagiaan menjadikan perasaan terasa lebih ringan dan nyaman dalam menjalankan aktivitas, termasuk aktivitas ranjang.

Rabu, 10 Maret 2010

Mengukur Seks Berdasarkan Angka

UKURAN seks menyimpan banyak hasil penelitian. Semua berusaha menyibak, bagaimana elemen-elemen seks mampu memberikan kepuasan untuk cerita ranjang. Kalau Miss V dan Mr P sudah bertemu, rasanya, angka menjadi sekadar teori.

Ketika bicara seks, terdapat jutaan perbedaan, mulai dari rata-rata waktu bercinta hingga jumlah kalori yang terbakar selama pergumulan. Berikut statistik menarik mengenai seks, baik untuk informasi atau memberi makna berarti bagi Anda, seperti dibeberkan Womansday.

84 persen wanita mengatakan, mereka berhubungan seks untuk “menyuruh” pasangan keluar rumah

Terdengar konyol, bukan? Pakar kesehatan seksual mengatakan, sedikit "penyuapan seksual" dalam sebuah hubungan sehat adalah hal baik.

"Mengingat bahwa wanita masih menganggap adanya distribusi tidak merata terhadap pekerjaan rumah adalah masalah domestik. Sehingga, mengubah foreplay menjadi ‘choreplay’ adalah strategi brilian," kata Ian Kerner, PhD, pakar hubungan dan seks sekaligus penulis “She Comes First: The Thinking Man’s Guide to Pleasuring a Woman”.

“Penelitian menunjukkan bahwa wanita cenderung lebih tertarik pada seks jika rumah dalam keadaan bersih. Jadi, ini seharusnya menjadi motivasi cukup bagi pria untuk mengurangi beban pekerjaan rumah,” lanjutnya.

2 menit untuk ejakulasi, tergolong prematur

Ejakulasi dini terjadi lebih umum daripada gangguan ereksi. Beberapa studi memperkirakan, satu dari tiga pria mengalami hal ini.

"Tidak berarti bahwa pria tersebut malas, egois, atau tidak dewasa. Bahkan, kebanyakan ilmu pengetahuan terbaru menunjukkan bahwa hal itu bisa terjadi akibat genetik. Nyatanya, banyak penderita ejakulasi dini mengalami ejakulasi saat pemanasan,” jelasnya.

Meskipun ada viagra, Dr Kerner mengatakan, beberapa terapi lebih direkomendasikan, juga obat untuk menunda ejakulasi. "Ada banyak jalan menuju orgasme wanita,” tegasnya.

20 menit, rata-rata pasangan menghabiskan waktu foreplay

Foreplay, kata Dr Kerner, "Mempererat keintiman pasangan dan juga mencegah wanita dari perasaan tidak puas."

Umumnya, wanita butuh waktu lebih lama untuk terangsang dibandingkan pria. Dan, perbedaan antara 10-20 menit untuk pemanasan bisa menjadi perbedaan, apakah hubungan seks memuaskan atau tidak.

"Kulit adalah organ tubuh terbesar, dan kemungkinan untuk mengeksplorasinya tidak terbatas. Selain itu, otak merupakan organ seks terbesar. Jadi, bicarakanlah seks dan berbagi imajinasi, juga pemanasan seksi dengan pasangan."

103 kali, rata-rata orang berhubungan seks dalam setahun

"Orang selalu bertanya, seberapa sering mereka harus berhubungan seks. Sebenarnya, tidak ada angka yang benar," kata Dr Kerner.

Ia menambahkan, wanita yang berhubungan seks sedikitnya sekali sepekan, maka kadar testosteronnya meningkat, hingga tubuhnya lebih sehat, dorongan seksnya juga lebih kuat. "Coba saja, Anda pasti akan menyukainya!,” tukasnya.

Senin, 01 Maret 2010

Dampak Buruk Masturbasi


AKSI memuaskan diri sendiri atau masturbasi menjadi rahasia yang disimpan pelakunya dengan apik. Karena menjadi konsumsi pribadi, sudah sepatutnya Anda pun tahu sisi negatif akibat frekuensi masturbasi terlalu sering.

Ditilik dari sisi biologis, masturbasi kronik berdampak pada otak dan zat kimia tubuh karena masturbasi memacu produksi hormon seks dan neurotransmitter. Produksi berlebihan hormon seks memberi dampak berbeda pada setiap orang, tapi secara umum gejalanya berupa kelelahan, nyeri pinggul, perubahan penglihatan, nyeri tulang belakang, nyeri testis, dan kerontokan rambut.

Dilansir dari Askmen, terdapat penelitian teranyar yang menyatakan bahwa peningkatan produksi testosteron dikaitkan dengan produksi Dihydrotestosterone (DHT) yang identik dengan pola kerontokan rambut pria. Namun, hasil kajian tersebut masih menjadi perdebatan.

Tapi setidaknya, jika Anda merasakan gejala tersebut, cobalah hentikan kebiasaan masturbasi selama beberapa bulan. Lihat apakah cara ini membantu meringankan gejala yang muncul akibat masturbasi berlebihan. Kalau gejala itu masih terasa, maka konsultasikan ke dokter dan cari bantuan medis.

Lebih jauh, masturbasi kompulsif juga bisa berdampak negatif pada pelakunya. Apa itu masturbasi kompulsif? Masturbasi kompulsif terjadi saat pelaku sudah menyinggung kebiasaannya pada masalah kejiwaan. Pelaku masturbasi kompulsif memiliki kesulitan untuk keluar dari kebiasaan masturbasi.

Sebenarnya, tak ada jumlah atau angka pasti seseorang dikatakan masturbasi berlebihan. Gambarannya, seorang pria yang masturbasi enam kali sehari dan merasa diri lebih baik dan produktif, sedangkan pria lainnya justru merasakan dampak berbeda.

Bagi mereka, masturbasi kompulsif bahkan bisa berdampak buruk pada pekerjaan, hubungan, harga diri, keuangan, dan dukungan sosialnya. Pelakunya juga bisa terseret masalah hukum jika ia tidak mampu menemukan keseimbangan antara bertanggung jawab terhadap hidupnya dan memuaskan kesenangan atau hasratnya.

Dampak psikosomatis

Bagi sebagian pelakunya, masturbasi mengundang dampak psikologis berupa rasa malu dan berdosa. Budaya, agama, ataupun moralitas adalah batasan seseorang saat menyinggung urusan seks. Masih terdapat perdebatan antara kepuasan yang dihasilkan versus apa dampak yang dirasakan pada rasa percaya diri, harga diri, dan cinta diri.

Dampak psikosomatis juga bisa terjadi, di mana gejala-gejala fisik muncul karena faktor-faktor psikis (malu, berdosa, cemas, dan sebagainya) yang bermanifestasi menjadi rasa sakit kepala, nyeri tulang belakang, nyeri kronik, dan sebagainya.

========================================================
Produksi berlebihan hormon seks memberi dampak berbeda pada setiap orang, tapi secara umum gejalanya berupa kelelahan, nyeri pinggul, perubahan penglihatan, nyeri tulang belakang, nyeri testis, dan kerontokan rambut.