Senin, 25 Mei 2009

Sentuhan Romantis, Tingkatkan Komunikasi Pesan Penuh Cinta


HUBUNGAN
suami-istri dalam suatu mahligai pernikahan tentu ada pasang-surutnya. Maka dari itu, persis seperti bayi yang memerlukan sentuhan dari ibunya, pasangan pun memerlukan sentuhan. Baik suka maupun duka. Tak hanya ketika cinta itu masih bersemi, sentuhan pun diperlukan saat mereka sudah memiliki buah hati.


Namun sayang, sering kali pasangan tidak mengetahui bahwa sentuhan fisik penting untuk membangun keintiman hubungan. Apalagi bagi kaum hawa, begitu sang suami memberikan perhatian dan kasih sayang yang tulus serta sepenuh hati, dia akan luluh. Walaupun itu hanya berupa sentuhan.

Melalui sentuhan itu, Anda akan tahu bahwa saat itu pasangan Anda sedang memberikan perhatian, peduli, atau sekadar ikut merasakan apa yang sedang Anda alami kala itu. Dengan demikian, bukan tidak mungkin, lewat sentuhan, Anda akan saling terbuka.

Berikut ini ulasan singkat dari Ami Siamsidar Budiman Psi dan DR Sarlito & Rekan, dari PT Sarlito Binapersona mengenai kaitan sentuhan dengan kelangsungan hubungan suami-istri.

Bentuk-bentuk Sentuhan
Sentuhan tidak selalu dihubungkan dengan permainan cinta, pelukan, belaian, atau merangkul pasangan. Tekanan lembut pada bahu pasangan saat menyiapkan makanan, atau gosokan lembut pada punggungnya saat dia membaca buku dapat mengomunikasikan pesan penuh cinta.

Yang diperlukan hanyalah kemauan keduanya untuk mengambil waktu berduaan. Lupakan sejenak kesibukan dan rutinitas yang Anda lakukan setiap hari dan nikmati sentuhan -juga menyentuh- dari pasangan. Biarkan diri Anda bermanja-manjaan dan berpelukan sebagai tindakan yang membantu agar hubungan Anda berdua tetap intim. Sentuhan kasih sayang di antara pasangan bisa membantu untuk menenangkan, menyayangi, dan membawa keduanya lebih dekat. Berikanlah sentuhan itu tepat pada waktunya. Bentuk sentuhan sifatnya sangat individual. Semakin Anda kenal dengan pasangan Anda semakin tahu mana yang paling tepat diberikan kepada pasangan Anda.

Redakan Emosi dengan Sentuhan!
Ingat Moms, berjabat tangan pun bisa memberikan energi positif disaat pasangan Anda dilanda emosi atau marah besar. Begitu juga ketika Anda tengah besitegang dengan pasangan, cobalah berikan sentuhan hangat sepenuh hati, niscaya itu akan meredam kemarahannya.

Metoda ini tidak berbeda dengan relaksasi melalui taktil atau pijatan. Ternyata, melalui sentuhan dapat meningkatkan hormon oxytocin -hormon yang berhubungan dengan perasaan damai dan cinta. Hati yang damai lagi tentram akan membuat pikiran dan jantung menjadi sehat. Bukan tidak mungkin kualitas kesehatan akan jauh lebih baik, terlihat awet muda dan terbebas dari depresi.

Tunggu apalagi! Jangan biarkan hubungan suami istri makin hambar tanpa dukungan emosi dan sosial. Berikan sentuhan kepada pasangan Anda dengan penuh ketulusan, kesediaan, dan kasih sayang. Bila perlu, lakukanlah dengan intens, seperti berpegangan tangan, memeluk, atau berbaring di pangkuan pasangan di sela-sela waktu luang.

Rabu, 20 Mei 2009

Imbangi Wanita Agresif di Ranjang

PRIA mengendalikan pertempuran, itu hal yang biasa. Tapi, bagaimana bila keadaan berlaku sebaliknya? Meski umumnya pria dituntut untuk selalu proaktif dan punya inisiatif saat di ranjang, namun bukan berarti mereka harus selalu membalas ajakan pasangan untuk bercinta.

Saat harus menghadapi pasangan agresif di ranjang memang tak mudah, namun agar tetap terlihat mainly, ada beberapa trik yang patut Anda miliki untuk mengimbangi aksi si dia.

Seperti yang dikutip dari Askmen, ada beberapa trik untuk Anda mengimbangi pasangan agresif di ranjang, yakni:
Tetap misterius
Tetaplah misterius. Sebab aksi diam membisu saat bercinta menjadi bumbu wajib yang meramaikan permainan.

Diam dan merespon semua aksi nakalnya sambil sesekali mengalihkan pandangan dari wajah si dia akan membuat pasangan semakin penasaran dengan sikap Anda. Kali ini, biarkan pasangan yang mengendalikan permainan dan memberikan rangsangan di titik-titik rangsang Anda.

Dengan aksi Anda kali ini dijamin akan membawa pasangan di sebuah kenangan indah yang tak terlupakan.

Kontrol permainan
Pasangan yang agresif umumnya ingin menguasai permainan. Meskipun Anda harus membiarkan dia beraksi agresif, pastikan Anda tetap dapat menguasai permainan.

Satu kekalahan dapat membuktikan bahwa Anda tak selamanya selalu menang saat bercinta denggannya. Oleh karena itu, jika tak ingin meraih label pecundang, usahakan untuk melakukan permainan seri.

Berikan perintah khusus
Memberikan perintah-perintah khusus dalam ajang pergumulan menjadi elemen penting yang akan membantu Anda menguasai pasangan. Langkah ini juga dapat menekan sikap agresif pasangan sehingga dia tak dapat mengalahkan Anda dengan mudah.

Ungkapkan dengan mesra serangkaian kalimat nakal yang menunjukkan perasaan Anda yang tengah menikmati aksi liarnya.

Inisiatif mengajak bercinta
Bila pasangan menujukkan sinyal-sinyal bercinta, biasanya dia akan mulai mendesah nakal di hadapan Anda. Sebelum Anda mendengar desahan itu, sebaiknya curi start terlebih dahulu dengan berikan ia sentuhan foreplay yang menggoda.

Salah satu cara yang dapat dilakukan ialah menyentuh bagian samping tubuhnya sambil meremas kedua payudaranya. Aksi Anda akan semakin membangkitkan gairah si dia saat Anda memberikan gigitan mesra di lehernya. Sikap spontan itu juga akan membuat Anda segera turn on.

Selamat mencoba!